Coba anda sebutkan dan jelaskan sistem nilai tukar uang yang ada di Indonesia ?

Kuis : 11
Mata
Kuliah : Ekonomi Moneter
Nama : Ira Nur Laily
Nim : 1596144011
Prodi : Manajemen
Semester : III
Soal !!!
Coba
anda sebutkan dan jelaskan sistem nilai tukar uang yang ada di Indonesia ?
Jawab
!!!
1.
Sistem Nilai Tukar Tetap
Sistem
nilai tukar tetap ( fixed exchange rate ) dimana lembaga otoritas
moneter menetapkan tingkat nilai tukar mata uang domestik terhadap mata uang
negara lain pada tingkat tertentu, tanpa memperhatikan penawaran ataupun
permintaan terhadap valuta asing yang terjadi. Bila terjadi kekurangan atau
kelebihan penawaran atau permintaan lebih tinggi dari yang ditetapkan
pemerintah, maka dalam hal ini akan mengambil tindakan untuk membawa tingkat
nilai tukar ke arah yang telah ditetapkan. Tindakan yang diambil oleh
otoritas moneter bisa berupa pembelian ataupun penjualan valuta asing, bila
tindakan ini tidak mampu mengatasinya, maka akan dilakukan penjatahan valuta
asing.
(Hendra
Halwani, 2005).
2.
Sistem Nilai Tukar Mengambang Terkendali
Nilai
tukar mengambang terkendali, dimana pemerintah mempengaruhi tingkat nilai tukar
melalui permintaan dan penawaran valuta asing, biasanya sistem ini diterapkan
untuk menjaga stabilitas moneter dan neraca pembayaran.
Sistem
nilai tukar mengambang terkendali di Indonesia ditetapkan bersamaan dengan
kebijakan devaluasi Rupiah pada tahun 1978 sebesar 33 %. Pada sistem ini
nilai tukar Rupiah diambangkan terhadap sekeranjang mata uang (basket
currencies) negara-negara mitra dagang utama Indonesia. Dengan sistem tersebut,
Bank Indonesia menetapkan kurs indikasi dan membiarkan kurs bergerak di pasar
dengan spread tertentu. Untuk menjaga kestabilan nilai tukar Rupiah, maka
Bank Indonesia melakukan intervensi bila kurs bergejolak melebihi batas atas
atau batas bawah spread.
(Teguh Triyono, 2005).
3
Sistem Nilai Tukar Mengambang Bebas
Nilai
tukar mengambang bebas, dimana pemerintah tidak mencampuri tingkat nilai tukar
sama sekali sehingga nilai tukar diserahkan pada permintaan dan penawaran
valuta asing. Penerapan sistem ini dimaksudkan untuk mencapai penyesuaian yang
lebih berkesinambungan pada posisi keseimbangan eksternal (external equilibrium
position. Tetapi kemudian timbul indikasi bahwa beberapa persoalan akibat dari
kurs yang fluktuatif akan timbul, terutama karena karakteristik ekonomi dan
struktur kelembagaan pada negara berkembang masih sederhana.Dalam sistem nilai
tukar mengambang bebas ini diperlukan sistem perekonomian yang sudah mapan.
(Eric
Yuliana, 2000).
Posting Komentar